Latest News
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan

Sejarah Berdirinya Detik.com

Written By Unknown on Minggu, 07 Mei 2017 | Mei 07, 2017


berita KOMPAS – Sejarah Panjang Berdirinya Detik.com. Detikcom awalnya adalah proyek pribadi sebuah perusahaan penyedia jasa konsultasi, pengembangan, dan pengelolaan web, Agranet Multicitra Siberkom. — Di singkat menjadi Agrakom — Untuk mensiasati kondisi perusahaan saat krisis ekonomi 1997. Agrakom saat itu seperti banyak perusahaan lain juga menghadapi persoalan. Order jasa web site terhenti, sementara proyek-proyek e-commerce yang sudah di tangan di tunda oleh klien. Padahal Agrakom yang berdiri Oktober 1995 dengan investasi yang lumayan gede. Agrakom termasuk salah satu pelopor Industri konten IT yang menyasar pasar Internet yang mulai di kenal di Indonesia pada tahun 1993.
Agrakom sempat beberapa kali mengecap manisnya kue bisnis itu dari beberapa klien besar seperti Kompas Gramedia yang meluncurkan Kompas Cyber Media untuk berita koran versi Internet atau PT. Tambang Timah Tbk. Agrakom didirikan oleh Budiono Darsono dan teman teman yang sebagian besar berlatar belakang Jurnalis, pada masa awal Agrakom berkantor di perkantoran Stadion Lebak Bulus, namun berhasil menggaet sekitar 10 klien raksasa dari luar negeri. Antara lain Philips (elektronik), Hair Builder (properti), Anderson (News), Radio Extreme (Konsultan Sekuritas), Intel dan AIM Service.
Umumnya klien tersebut perusahaan Amerika dan tidak memiliki kantor di Indonesia. Kepada Agrakom sebagian besar perusahaan tersebut mempercayakan penggarapan dan pengembangan situs Web mereka. Sebagian lainnya mengorder jasa pengembangan aplikasi.
Semua kontak bisnis dilakukan melalui email dan telepon. Preview pekerjaan juga dilakukan melalui Internet. Adapun diskusi pekerjaan dipresentasikan melalui Chat yang secara khusus dibuat oleh Agrakom. Nilai proyek yang ditangani terus meningkat, awalnya hanya Rp. 300 juta, lalu meningkat Rp. 425 juta bahkan sempat sampai mencapai Rp. 1 Miliar.
Tapi kue manis tersebut tak berlangsung lama, Krisis Moneter 1997 membuyarkan semuanya. Mensikapi kondisi tersebut , kemudian Budiono Darsono (eks Wartawan DeTik), Yayan Sofyan (eks Wartawan DeTik), Abdul Rahman (eks Wartawan Tempo) dan Didi Nugrahadi (tetangga rumah Budiono yang tinggal di Pamulan Tangerang). Empat sekawan ini berpikir keras mencari konsep jasa web baru yang tetap laku dalam situasi krisis. Ada cerita lain bahwa ide ini lahir akibat paket layanan baru dan pernah ditawarkan kepada salah satu penerbit koran besar, namun ditolak. Klien itu justru menyarankan agar Budiono dan kawan kawannya menggarapnya sendiri.
Dari serangkaian pertemuan, nongkrong di berbagai tempat, akhirnya konsep itu ditemukan. Yaitu sebuah media yang 100% berbasis Internet dan memanfaatkan semaksimal mungkin keunggulannya – tersedia setiap saat dan interaktif. Namun gagasan ini masih mentah karena Budiono dan kawan kawan masih bingung seperti apa wujudnya. Terdapat beberapa alternatif matang dan tinggal menjiplak saja. Misalnya waktu itu lagi populer sekali Yahoo, dimana orang yang mau browsing pasti ke Yahoo dulu, buat cari informasi, jadi ada rencana buat portal seperti Yahoo, atau bikin Web Mail Gratis macam Hotmail. Tetapi pilihan akhirnya jatuh pada membuat situs berita yang cepat terupdate dalam hitungan menit, bukan lagi harian seperti koran.
Budiono sangat yakin orang-orang sedang membutuhkan berita macam begini. Gagasan itu sepertinya mencontek gaya breaking news televisi CNN tetapi ala internet. Sama juga seperti Yahoo! yang sebetulnya sudah memakai konsep itu dengan berita update langganan dari pelbagai kantor berita. Sayangnya, mesin pencari ini masih berbahasa Inggris. Padahal di Indonesia hanya sedikit orang yang mau baca Web Site berbahasa Inggris. Detik.com waktu itu memang unik. Jangankan Di Indonesia, di seluruh dunia pun waktu itu tidak ada Portal Berita macam Detik.com.
Pada awal operasionalnya Budiono menjabat sebagai pemimpin redaksi sekaligus reporter dengan satu tape recorder. Lalu merekrut beberapa reporter, sembari rajin menelepon bekas teman-teman wartawan di media lain untuk menyumbang berita. Beritanya singkat, orang yang sering di telpon Budiono adalah Sapto Anggoro, redaktur di harian Republika, yang kerap memberi info baru di lapangan kepadanya.
Tidak lama Sapto justru keluar dari koran itu dan bergabung, bahkan sekarang tercantum sebagai dewan redaksi Detikcom. Delapan hari setelah Soeharto lengser, 30 Mei 1998, server Detikcom sudah siap di akses, namun baru mulai on line dengan sajian lengkap pada 9 Juli 1998. Berita-beritanya segar, anyar, dan terus menerus diperbaharui dalam hitungan detik. Desain website berbalut warna khas yang agak norak, hijau, biru, dan kuning. Warna ini sampai sekarang dipertahankan sebagai trademark. Baru sebulan Detikcom on line telah ada sekitar 15.000 hits alias yang mengklik situs baru itu. Perkiraan itu akhirnya terbukti karena dalam waktu singkat Detikcom menjadi sangat dicari.Satu tahun kemudian, jumlah pengunjung melesat menjadi 50.000 orang perhari, sebuah pencapaian luar biasa mengingat pengguna Internet yang baru sedikit saat itu.
Banyak cerita tentang sulitnya para reporter Detikcom menyajikan berita – berita secara tepat waktu. Saat itu belum ada BlackBerry atau semacam SmartPhone yang bisa mengirimkan email berita dengan sekali pencet. Telepon genggam (Handphone) apalagi PDA di tahun 1998 – 1999 amat mahal, dan terbatas. Satu satunya jalan adalah memanfaatkan telepon umum dan setiap pagi para reporter Detikcom terlebih dahulu diwajibkan untuk masuk ke kantor mengambil beberapa kantung uang recehan. Yang terjadi adalah antrean panjang telepon umum dan para wartawan itu sering kena omel para pengguna telepon. Dengan begitu berita yang dikirimkan disiasati lebih singkat dan pendek. detik
Keberhasilan Detikcom pun turut menjadi pemicu munculnya demam Internet di Indonesia pada pertengahan 1999. Ini menyadarkan banyak konglomerat media yang merasa kecolongan tidak memanfaatkan kesempatan emas di waktu yang sulit itu. Lagi pula, membangun sebuah situs tidak perlu modal yang banyak, seperti mendirikan pabrik. Mulailah bermunculan perusahaan Internet serius didirikan seperti Satunet, Astaga!com. James Riyadi pemilik Lippo Life membuat Lippo e-Net dan Lippostar. Adapula Mweb, Kopitime, dan BolehNet. Bedanya portal-portal tersebut banyak yang didirikan hanya untuk mendapatkan keuntungan sesaat. Investasi awal jor-joran dengan menawarkan pelbagai fasilitas canggih berbiaya besar yang di gratiskan seperti email, chatting, kirim SMS dan bahkan webfax gratis, untuk mengundang pengunjung. Setelah mencatat banyak hits, mereka melepas kepemilikan di bursa saham untuk mendapatkan dana.
Di kepung oleh pemodal besar membuat Agrakom pun menjual 15% saham Detikcom kepada Investor asal Hongkong, Pasific Tech seharga USD2 juta. Uang sebanyak itu berpuluh kali lipat dari investasi awal DetikCom yang hanya Rp. 40 juta. Dana sebesar itu membuat Detikcom nervous harus seberapa besar pendapatan yang diperoleh kalau investasinya saja sudah hampir menginjak belasan juta dollar Pak Budiono Darsono Akhirnya di putuskan belanja teknologi dikeluarkan seperlunya. Tenaga penjual iklan di rekrut. Bahkan, iklan dari dotcom lain di terima, termasuk dari kompetitor.
Awal Januari 2000, Detikcom merilis email gratis, chating, ruang diskusi, dan menambah sejumlah kanal baru. Ciri khas jurnalistik lebih di pertajam dengan serangkaian kerja sama organisasi kampanye untuk memasok berita di daerah. Fasilitas SMS dan WebFax gratis yang biaya operasinya mahal ditiadakan. Tidak ada biaya promosi miliaran rupiah. Tidak ada content management system seharga ratu san ribu dolar, tetapi mengembangkan sendiri. Langkah meniru nan hati-hati itu akhirnya bisa menyelamatkan. Di awal milenium, krisis dotcom meledak di Amerika Serikat. Saham saham perusahaan berbasis teknologi bertumbangan. Kekecewaan investor bahwa jaringan internet ternyata tidak mendatangkan keuntungan seperti yang dijanjikan terbukti sudah oleh kiamat dotcom yang datang lebih cepat. Dari sisi pendapatan krisis dotcom tahun 2000 telah menyebabkan banyak pemasang iklan tidak lagi mau percaya pada media Internet. Satu persatu portal yang pada tahun 1999 tumbuh pesat, kini mulai gulung tikar.
Maka awal 2001 situs situs milik para Konglomerat Media itu kehabisan modal. Budiono dan kawan kawan bertahan dengan modal pas-pasan setelah menutup kembali fasilitas yang di anggap tak menguntungkan. Detikcom masih memiliki napas hasil menyisakan modal dan sedikit dari penghasilan iklan – Oktober 2000 pendapatan iklan Detikcom mencapai lebih dari Rp. 500 juta. Berita yang tak banyak pembacanya dan tak menarik pemasang iklan dihentikan. Serangkaian bidang usaha baru dirilis, tahun 2003 terlihat bahwa dari beberapa bidang usaha baru, mobile data (layanan kirim berita lewat SMS) adalah yang paling cepat memberi hasil.
Selanjutnya, Detikcom melenggang sendirian tanpa lawan yang berarti. Banyak pujian datang karena Detikcom salah satu dari sedikit media yang bisa bertahan pada era industri media yang mulai bergerak ke arah konglomerasi. Ada Kompas Gramedia, Media Group, Para Group, MNC, Jawa Pos Group, dan Visi Media Asia. Dan yang terjadi belakangan pada akhirnya adalah raksasa-raksasa ini justru mengekor kepada semut. Kompas mereborn Kompas.com, MNC mendirikan okezone.com, Visi Media milik Grup Bakrie melahirkan VivaNews. Tempo Inti Media mengaktifkan tempointeraktif.co.id, belum lagi Inilah.com dan Wartaone.com. Menanggapi banyaknya portal Berita yang muncul, Budiono Darsono bilang “Dulu pun kami menghadapi pemain modal besar, tapi Detik bisa menghadapinya, Bisnis ini dibangun dengan semangat jurnalistik, bukan dengan dan Modal”. SUMBER: Dari berbagai sumber
sumber data dan foto : KOmpas.com

Aksi Perdana Anies-Sandi: Rekonsiliasi Kubu Ahok dan Bicara Alexis

Written By Unknown on Kamis, 20 April 2017 | April 20, 2017


Jakarta - Cagub Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memulai fase baru di Jakarta setelah unggul di real count KPU. Mereka fokus rekonsiliasi dengan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan menyusun program-program prioritas, ini aksi mereka:

Sehari setelah memenangkan suara di Pilgub DKI Jakarta putaran dua, Anies dan Sandiaga melakukan serangkaian kegiatan. Anies mengawali kegiatan dengan menyambangi Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis 20 April 2017.

Anis dan Ahok sepakat melakukan rekonsiliasi antarpendukung dan menjaga persatuan. Dalam pertemuan itu, Anies dan Ahok membahas program-program 
untuk Jakarta selanjutnya. Selain itu, Ahok dengan tangan terbuka mengajak Anies dan timnya duduk bersama untuk membahas APBD Perubahan agar tidak mengalami deadlock. Ahok juga siap memberikan data yang dibutuhkan oleh Anies.

Sama seperti Anies, Sandiaga punya kesibukan tersendiri. Dia sudah mempersiapkan tim transisi untuk membantunya bersama Anies Baswedan. Sandiaga mengatakan tim transisi kini sedang membahas upaya rekonsiliasi usai Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Fokus yang dikerjakan adalah mewujudkan demokrasi sejuk di Jakarta. Sandiaga juga berjanji merangkul semua golongan di Jakarta.

Selain itu, Anies maupun Sandiaga sempat menjawab saat ditanya seputar janji mereka menutup prostitusi di Ibu Kota. Anies menegaskan penutupan prostitusi di Jakarta, termasuk penutupan Hotel Alexis akan berpegang pada Perda. Sedangkan Sandiaga berjanji akan menutup Hotel Alexis saat resmi menjabat nanti.

Wakil Presiden Amerika Bertemu Tokoh Lintas Agama di Istiqlal










WAKIL PRESIDEN AMERIKA SERIKAT MIKE PENCE BERSAMA ISTRI DAN KEDUA ANAK KAMIS (SIANG (20/4) MENGUNJUNGI MASJID ISTIQLAL, MASJID TERBESAR DI ASIA TENGGARA.
Pence diajak berkeliling masjid oleh Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar. Selain diajak melihat beduk, Pence sekeluarga juga berpose dengan latar Gereja Katedral, berada di seberang Istiqlal.
Dengan berfoto dengan latar belakang gereja Katedral, Pence, kata Nasaruddin, bermaksud ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa toleransi di Indonesia merupakan suatu hal yang dijaga dan dipertahankan bersama, dan ini tampak dengan begitu dekatnya tempat-tempat beribadah warga yang berbeda keyakinan, seperti Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta. 

Selasai berkeliling Masjid Istiqlal, Pence bertemu beberapa tokoh lintas agama selama sekitar setengah jam.

Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan Pence sangat terkesan dengan toleransi antar umat beragama di Indonesia dan memuji kaum muslim - sebagai warga mayoritas di Indonesia - sebagai kaum yang moderat dan menghargai keberadaan agama lain.

Nasaruddin Umar menggarisbawahi bahwa isu toleransi di Indonesia bukan hanya dalam diskusi tetapi aksi nyata. Ia mencontohksn bagaimana ketika gereja Katedral mengadakan acara, umat Kristiani di gereja itu dapat menggunakan parkir di halaman Masjid Istiqlal, begitu juga sebaliknya.

"Teman-teman agama lain bicara kepada mereka (rombongan Mike Pence), mereka jadi saksi Indonesia itu adalah negara sangat toleran," kata Nasaruddin. "Kami diperlakukan seperti perlakuan terhadap agama-agama lain. Tidak ada perbedaan antara agama Islam dan agama non-muslim. Semua diperlakukan sama."

Nasaruddin menjelaskan kepada Pence, Masjid Istiqlal akan menjadi model bagi sekitar 900 ribu masjid di seantero Indonesia, bahkan bagi negara2 lain, yang menguatkan kembali rasa saling menghormati diantara sesama pemeluk agama dan yang berbeda agama. "Masjid adalah bagi semua orang tanpa melihat perbedaan mazhab atau haluan politik," tegas Nasaruddin Umar.

"Kita mengobsesikan masjid itu untuk umum. Tidak ada klaim masjid a,b,c dan tidak boleh dimasuki oleh orang lain," lanjutnya.

Sebelumnya ketika bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Wakil Presiden Mike Pence telah menyampaikan kekagumannya pada Indonesia sebagai negara mayoritas berpenduduk Islam terbesar di dunia yang moderat, yang dinilainya telah memberi inspirasi bagi dunia.

"Sebagai negara dengan mayoritas berpenduduk Islam di dunia, keberadaan Islam moderat di Indonesia benar-benar menjadi inspirasi bagi dunia. Kami memuji Anda dan rakyat Anda. Di negara Anda – sebagaimana juga di negara saya – agama menyatukan, bukan memisahkan. Itu adalah harapan bagi masa depan yang lebih baik dan kami mensyukuri sumbangsih Indonesia pada dunia," kata Mike Pence.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Wahid Institute Yenny Wahid mengatakan Wakil Presiden Pence mengapresiasi Indonesia sebagai negara benar-benar mempratekkan toleransi dan pluralisme.

Nota Keberatan DPR Menunjukkan Lemahnya Pemberantasan Korupsi

Written By Unknown on Sabtu, 15 April 2017 | April 15, 2017


JAKARTA - DPR dinilai menodai moral dan etika wakil rakyat jika memaksakan kehendaknya untuk menyampaikan nota keberatan atas dicegahnya Ketua DPR Setya Novanto pergi ke luar negeri. Maka itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta bersikap tegas untuk menolak nota keberatan tersebut.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, nota keberatan DPR semakin menunjukkan para anggota dewan tidak mendukung semangat pemberantasan korupsi. Dia mengingatkan, nota keberatan DPR akan menjadi preseden buruk ke depan.

"‎Saya justru menanyakan standar moral dan etika wakil rakyat kenapa mengajukan nota protes, yang sebenarnya itu dilakukan saat penyelidikan kasus," ujar Dahnil kepada SINDOnews melalui telepon, Jumat (14/4/2017).

Dia menduga pengajuan nota keberatan memiliki kepentingan tertentu. Dia mengungkapkan, kepentingan itu untuk mengaburkan proses hukum perkara dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
"Makanya saya mengajak kepada komponen masyarakat sipil untuk menjaga KPK, dan terus mengawal kasus yang sedang ditangani, utamanya e-KTP," ucapnya.
Setya Novanto dicegah pergi ke luar negeri terkait perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Pencegahan dilakukan oleh Ditjen Imigrasi Kemenkumham atas permintaan KPK. 

Apakah Anda generasi muda terbaik bangsa ini?

Written By Unknown on Rabu, 12 April 2017 | April 12, 2017





Indonesia Mengajar mengajak Anda yang memiliki semangat mengabdi dan cita-cita tinggi, untuk memberikan pendidikan yang baik bagi generasi penerus Republik, dengan menjadi teman para pejuang pendidikan di berbagai penjuru Indonesia. Kesempatan ini dibuka dengan kehadiran Anda selama setahun menjadi Pengajar Muda.
Daftarlah menjadi Pengajar Muda, jika Anda memiliki kepedulian sosial serta bisa mengedepankan jiwa kepemimpinan yang ditunjukkan dengan pengalaman berorganisasi atau kegiatan lain. Semangat juang, kemampuan adaptasi yang tinggi, menyukai tantangan dan kemampuanproblem solving serta mampu menghargai dan berempati terhadap orang lain adalah bekal penting yang perlu dimiliki oleh seorang Pengajar Muda.  
Syarat utama untuk menjadi Pengajar Muda adalah Warga Negara Indonesia, belum menikah dan sehat secara fisik dan mental serta bersedia ditempatkan di daerah terpencil selama satu tahun. Diwajibkan sudah lulus kuliah Strata 1 (S1) dan terbuka untuk seluruh jurusan, diutamakan yang sudah berpengalaman minimal satu tahun. Perihal usia, diutamakan di bawah 29 tahun dan memiliki nilai akademis yang baik.
Segera tuangkan semangat dan ketulusan Anda melalui aplikasi online disini untuk bergabung menjadi Pengajar Muda!

Kritik pedas kubu Anies soal sidang tuntutan Ahok minta ditunda

Written By Unknown on Jumat, 07 April 2017 | April 07, 2017


Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan mengirim surat ke Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Isi surat tersebut adalah permintaan agar sidang tuntutan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok), ditunda.

Persoalan tersebut langsung menuai polemik. Khususnya memantik kritikan pedas dari kubu pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomo urut tiga,Anies Baswedan - Sandiaga Uno (Anies-Sandi).

Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen mempertanyakan atas adanya surat permintaan penundaan sidang tuntutan Ahok oleh Polda Metro Jaya. Dia menganggap polisi tidak memiliki wewenang lagi.

"Untuk kasusnya Pak Ahok, itu sudah di luar kewenangan kepolisian," kata Yupen saat dihubungi, Jumat (7/4) kemarin.

Dalam hal ini, dirinya membanding-bandingkan permintaan penudaan sidang Ahok tersebut dengan penghentian sementara kasus yang menjerat Anies-Sandiaga. Sebab, pihaknya pernah meminta untuk menunda kasus tersebut, namun diabaikan oleh kepolisian.

Kubu Anies-Sandi menegaskan, apa yang diminta oleh Polda Metroi tak beralasan. Sebab, kenapa tak dari dulu sidang tersebut ditunda. Namun, dirinya setuju apabila alasannya untuk menjaga keamanan menjelang Pilkada DKI putaran kedua.

Kritikan pedas juga dilayangkan Partai Gerindra selaku pengusung Anies-Sandi di Pilgub DKI Jakarta. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menilai, sikap Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan seolah-olah sebagai pendukung dan atau tim penasihat hukum Ahok.

"Ini kok Kapolda berlagak seperti pengacaranya Ahok, pendukungnya Ahok. Surat permintaan penundaan sidang ini menimbulkan banyak spekulasi dan pertanyaan besar," ujar Andre kepada wartawan, Jumat (7/4).

Menurut Andre, permintaan penundaan sidang semestinya datang dari jaksa penuntut umum atau tim pengacara Ahok, bukan dari Polda Metro Jaya. Meski Iriawan beralasan keamanan, lanjut Andre, hal itu tidak beralasan.

"Jangan-jangan Kapolda takut elektabilitas Ahok terus turun lalu menggunakan alasan ketertiban umum. Itu kan alasan yang tidak masuk akal, nyatanya Jakarta aman kok," ucap Andre.

Andre mengatakan sikap Irjen Iriawan merupakan contoh yang tidak baik bagi profesionalisme dan independensi kepolisian. Semestinya aparat kepolisian menempatkan diri dengan bertindak netral dalam Pilkada DKI.

Sedangkan Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Nasir Djamil dengan tegas akan menanyakan standar operasional prosedur (SOP) permintaan Kapolda Metro Jaya M Iriawan untuk menunda pembacaan tuntutan kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja pada Senin (10/4) mendatang. Nasir akan menanyakan apakah surat permintaan Iriawan atas izin dari Kapolri atau bukan.

"Kalau di luar SOP tentu sudah kewajiban lah pimpinan Polri sebagai internal untuk mengklarifikasi itu kepada yang bersangkutan. Kalau SOP tentu itu wilayah kami untuk menanyakan," kata Nasir saat dihubungi, Jumat (7/4).

Jenderal polisi jujur ini diangkat jadi penasihat Bakamla RI


Merdeka.com - Sesepuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Polisi (Purn) Bibit Samad Rianto secara resmi diangkat menjadi Penasehat Bidang Pengawasan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo yang mengangkatnya langsung.

"Selama ini Bibit sangat dikenal sebagai Wakil Ketua KPK masa jabatan 2007 hingga 2011," demikian keterangan pers dari Bakamla, Jumat (7/4).

Kisah perjalanan hidup Bibit Samad Riyanto cukup berliku dan inspiratif. Sebagai anak dari keluarga yang kurang mampu, Bibit berhasil menjalani hidupnya hingga menjadi seorang jenderal di kepolisian dan bahkan pimpinan KPK. 

Kehidupan sebagai kuli tenun dijalaninya demi bisa menyelesaikan pendidikan SMA di tanah kelahirannya di Kediri Jawa Timur. Karena kondisi ekonomi, orang tua Bibit hanya mampu membiayai sampai SMP saja. 

Seusai menyelesaikan pendidikan SMA, Bibit kemudian memilih untuk bergabung di Akademi Kepolisian (Akpol), selain karena alasan ekonomi, juga karena cita-citanya untuk menjadi penegak hukum yang baik sesuai dengan fungsinya untuk masyarakat.

Setelah lulus dari Akpol pada tahun 1970, Bibit mengabdikan dirinya selama 30 tahun di Kepolisian RI. Berbagai posisi teritorial pernah diembannya, diantaranya Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Pusat, Wakapolda Jawa Timur, dan Kapolda Kalimantan Timur. 

Selama menjadi Kapolda Kalimantan Timur di penghujung tahun 1990-an, Bibit dikenal tegas terhadap kasus illegal logging. Selama itu pula dia sering digoda suap menyuap oleh para cukong kayu. Kala itu dia pernah ditawari uang suap puluhan miliar. Tapi tegas-tegas Bibit menolak suap tersebut dan selama masa tugasnya setidaknya berhasil menangani 234 kasus illegal logging.

Setelah pensiun dari dinas Kepolisian pada 15 Juli 2000 dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal, Bibit tak ingin aktivitasnya berhenti begitu saja. Bibit mengajar manajemen di sejumlah kampus, mulai jenjang S-1 hingga S-3. Di antaranya Universitas Bina Nusantara, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Indonesia.

Atas dedikasi dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara, pensiunan jenderal bintang dua bergelar Doktor dan pernah menjadi Rektor Universitas Bhayangkara selama tiga tahun ini telah dianugerahi banyak penghargaan atau tanda jasa antara lain Satya Lencana Kesetiaan, Satya Lencana Dwidya Sista, Bintang Bhayangkara Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya, dan Bintang Bhayangkara Pratama.

"Karakter, pengalaman, dan pengabdian Bibit Samad Rianto kepada bangsa dan negara yang sangat mengagumkan itu kini diharapkan untuk dapat memberikan sumbangsih dan perubahan bagi Bakamla RI kearah yang lebih baik," kata Laksdya TNI Ari Soedewo. [ian]

Indonesia prihatin AS gelar serangan rudal Tomahawk ke Suriah


Merdeka.com - Pemerintah Indonesia prihatin atas berbagai serangan yang terjadi di Suriah, termasuk serangan rudal Tomahawk oleh Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jumat (7/4).

"Indonesia prihatin atas berbagai aksi unilateral oleh berbagai kepentingan, termasuk menggunakan misil Tomahawk, sebagai respons atas tragedi serangan senjata kimia di Suriah," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir dalam jumpa pers, di Jakarta Pusat.

Pria akrab disapa Tata ini mengatakan, Indonesia sangat peduli dengan keadaan di Suriah. Selain itu, Indonesia juga menyarankan untuk mendapatkan kedamaian dan stabilitas di Suriah hanya bisa didapat lewat dialog inklusif.

Sementara itu, serangan rudal Amerika Serikat ini diduga dilakukan lantaran balatentara Presiden Suriah Assad melakukan penyerangan menggunakan senjata kimia. Hal tersebut membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump meradang dan bertindak keras atas Suriah.

Dalam keterangan persnya Kamis (6/4) malam, dia telah memerintahkan tentara AS untuk meluncurkan serangan rudal ke sejumlah pangkalan udara milik Suriah.

"Ini adalah kepentingan vital keamanan nasional bagi Amerika Serikat untuk mencegah dan menghalangi penyebaran dan penggunaan senjata kimia mematikan. Malam ini saya serukan kepada bangsa-bangsa bermartabat untuk bergabung dan mengakhiri pembantaian dan pertumpahan darah di Suriah," tegasnya.

Serangan ini diduga ditujukan kepada militer Suriah. [tyo]

Pesan Penting Snowden

Written By Unknown on Rabu, 05 April 2017 | April 05, 2017


Pemuda yang tidak lulus SMA itu, yang belajar teknologi internet secara otodidak, telah membuat dunia gempar. Pada tahun 2013, pemuda berusia 29 tahun membocorkan ratusan ribu file rahasia badan Intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA).
Pemuda yang kerap berkacamata itu bernama Edward Snowden. Tahun 2016 lalu, sutradara progressif Amerika Serikat, Oliver Stone, mengangkat kisah kepahlawanan Snowden ke layar lebar. Film biopik berjudul Snowden ini menyingkap kejahatan negara adikuasa Amerika Serikat dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Film ini dibuka dengan adegan pertemuan antara Snowden (Joseph Gordon-Levitt) dengan jurnalisGuardian Glenn Greenland (Zachary Quinto) dan pembuat dokumenter Laura Poitras (Melissa Leo) di lobi Hotel Mira di Hongkong.
Tak lama kemudian, ketiganya menuju ke sebuah kamar di Hotel mentereng di kota Hongkong itu. Dan wawancara pun dimulai. Wawancara itulah, dimana Snowden mengisahkan patahan-patahan penting dalam sejarah hidupnya, yang menjadi alur film biopik berdurasi 134 menit ini.
Snowden adalah pemuda patriotik. Demi menyalurkan jiwa patriotiknya, dia sempat mendaftar di Angkatan Darat. Sial, sebuah kecelakaan yang menyebabkan tulang-belakangnya retak membuat Snowden harus melepas mimpinya menjadi prajurit.
Tetapi keinginan mengabdi kepada tanah-air tidak membuat Snowden patah semangat. Dia mencoba jalan lain: menjadi anggota Badan Intelijen Amerika (CIA). Karena otaknya yang encer, dia langsung diterima. CIA jelas membutuhkan keahliannya di bidang teknologi informasi. Dan karena itu, dia segera menjadi murid kesayangan petinggi CIA, Corbin O’Brian (Rhys Ifans).
Singkat cerita, berkat kecerdasannya, karir Snowden cepat melejit tinggi. Sebagai konsultan dan penasehat senior CIA. Juga konsultan kontrak di NSA. Dia pernah ditugaskan di Jenewa, Swiss, untuk menjaga jaringan komputer CIA. Dia juga pernah dikontrak NSA untuk bekerja di Jepang.
Yang menarik, selain kisah Snowden dan berbagai istilah komputer, Stone juga menyisipkan kisah asmara Snowden dengan kekasihnya, Lindsay Mills (Shailene Woodley), seorang gadis cerdas yang jatuh-cinta pada fotografi. Dalam relasi mereka, Snowden digambarkan konservatif, sedangkan Lindsay cenderung liberal.
Tetapi, sebetulnya, film ini hendak menyampaikan pesan penting: bagaimana negara adikuasa Amerika Serikat memanfaatkan teknologi informasi untuk menegakkan dominasinya di seantero dunia.
Pertama, Amerika Serikat lewat NSA menyadap dan mematai-matai warganya dan tidak sedikit penduduk negara lain. Termasuk menyadap tokoh-tokoh ternama, pemimpin bisnis, selebritis, hingga pemimpin politik.
Bagaimana itu dilakukan?
NSA punya program yang disebut PRISM, yaitu program mengumpulkan data (pribadi dan kontak), percakapan (chat, email, messenger), unggahan video, foto, transfer file, dan lain-lain dari orang yang menjadi target.
Caranya, NSA punya akses terhadap provider internet, seperti Microsoft (Hotmail, dll), Goggle, Yahoo, Facebook, PalTalk, Youtube, Skype, AOL dan Apple. Ngeri kan?
Dengan data-data itu, AS (lembaga intelijen) sebagai pemegang data rahasia bisa menekan seseorang yang menjadi targetnya. Misalnya, NSA mengumpulkan data pribadi seseorang, termasuk kalau ada kesalahan dan skandal seksnya, untuk dijadikan “tombol” guna menekan orang tersebut.
NSA dan intelijen Inggris, Government Communications Headquarters (GCHQ), punya program yang disebut optic nerve yang memungkinkan siaran langsung melalui webcam laptop, terutama bagi pengguna Yahoo Webcam. Sekalipun laptop tersebut dalam keadaan mati/tidak digunakan.
NSA juga program yang disebut XKEYCORE, sebuah program mesin pencarian yang menyerupaigoogle. Bedanya, XKEYSCORE bisa mencari data apapun, termasuk data yang disembunyikan (percakapan email, G-chat, dll). Program ini juga bisa membaca lalu-lintas pengunjung sebuah website.
Yang lebih ngeri lagi, AS memasang perangkat lunak berbahaya (malware) dalam sistim komunikasi dan teknologi infrastuktur negara lain, seperti pembangkit listrik, bendungan, rumah sakit, dan lain-lain. Ini dilakukan bukan hanya ke negara musuh, seperti Rusia, Tiongkok, Iran, Venezuela dan Bolivia, tetapi juga negara-negara sekutunya: Jepang, Meksiko, Jerman, Austria, dan lain-lain.
“Idenya jika Jepang suatu hari nanti bukan lagi sekutu, maka negara itu bisa dipadamkan,” kata Snowden.
Bayangkan, sebuah negara bisa dibuat kacau tanpa perlu mengirim serdadu dan mengumbar dentuman meriam. Inilah perang dunia modern.
Kedua, film ini juga mengubah cara pandang kita tentang perang. Perang tidak lagi dalam makna konvensional, serdadu dan dentuman meriam berhadap-hadapan. Melainkan perang dengan perangkat teknologi. Misalnya, militer AS bisa menembak targetnya yang jauh di benua lain, semisal di Pakistan, hanya dengan bantuan drone. Penembaknya tidak perlu berlindung di parit, tetapi bisa berbaring manis di tempat tidur.
Bagaimana itu terjadi?
Selain bantuan drone, ternyata NSA/CIA juga bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi, termasuk ponsel. Jadi, target bisa dilacak melalui ponselnya. Kemudian sebuah program bernama “Epic Shelter” mencocokkan presisinya. Dan duarrr…
Perang bisa saja berbentuk pertempuran dunia maya antar hacker-hacker. NSA sendiri punya dua grup hacker untuk menghadapi negara lain, yakni NTOC (pertahanan) dan ROC (penyerbuan).
Ketiga, melalui film ini Stone juga berusaha merekonstruksi pengertian patriotisme. Patriotisme tidak hanya dengan menjadi serdadu, dikirim ke medang perang, dan bertempur demi tanah-air. Tetapi seorang patriot adalah orang yang mendedikasikan apapun yang dimilikinya, termasuk keahlian dan pengetahuan, kepada negaranya. Dia bisa saja seorang ahli internet yang bertempur melawanhacker-hacker dari negara lain.
Melalui film ini, kita tahu bahwa apa yang diperjuangkan Snowden bukan hanya kemerdekaan warga negara. Seperti dikatakannya: “Saya tidak ingin hidup di dunia, dimana segala yang saya katakan, saya lakukan, yang saya bicarakan dengan orang lain, semua ekspresi, cinta, persahabatan, direkam.”
Tetapi Snowden juga mau memberitahu kita, bahwa segala bentuk penyadapan, atau kontrol intelijen atas kehidupan kita, bukanlah untuk proyek yang disebut “perang melawan terorisme”, melainkan sebuah kendali sosial dan ekonomi untuk menjaga tegaknya supremasi imperium Amerika Serikat.
Dan Snowden telah mengorbankan kehidupannya, gaji dan karirnya yang menjulang, demi membela salah satu hak mendasar setiap manusia: kebebasan dan kemerdekaan. Dia rela menjadi tamu asing di negara lain: Rusia. Dia rela dicap sebagai “penghianat” oleh pemerintah negerinya sendiri.

Apple Rekrut Mantan Eksekutif YouTube dan Spotify

Written By Unknown on Selasa, 04 April 2017 | April 04, 2017


Liputan6.com, Jakarta - Apple dilaporkan merekrut mantan eksekutif YouTube dan Spotify, Shiva Rajaraman. Perekrutan ini diperkirakan sebagai upaya Apple untuk mengembangkan strategi konten video.
Dilansir dari Apple Insider, Minggu (2/4/2017), menurut sejumlah sumber, Rajaraman akan bekerja di bawah arahan SVP of Internet Software and Services Apple, Eddy Cue, untuk berbagai proyek. Berdasarkan informasi di profil LinkedIn Rajaraman, ia memiliki banyak pengalaman menangani konten video.
Setelah bekerja di YouTube selama delapan tahun, Rajaraman berlabuh di Spotify. Ia mundur dari layanan music streaming itu pada 2016. Ia dilaporkan membantu YouTube mencapai kerja sama konten dengan sejumlah perusahaan termasuk Disney.
Selain itu, ia juga memiliki peran serupa saat di Spotify, termasuk mengurus lisensi konten video dari Disney, Time Warner, dan NBC.
Sementara tugas Rajaraman di Apple adalah menangani tampilan dan nuansa Apple Music, termasuk soal konten video. Sebelumnya, Apple dilaporkan tertarik pada konten orisinal seperti yang dilakukan Amazon dan Netflix.
Apple sekarang memiliki dua acara orisinal yaitu "Planet of the Apps" dan "Carpool Karaoke". "Carpool Karaoke" diprediksi memulai debut pada April 2017 di fitur baru Apple Music, "TV & Music". Sejauh ini, belum ada indikasi Rajaraman akan mengerjakan proyek Apple lain seperti Siri dan Apple Maps.
(Din/Why)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Portal Berita Tolikara No. 1 Majalah Toli - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger